Sikapi Tambang Ilegal, HMI Berharap Aparat Bertindak Tegas

img

(Andi Abbas)

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, TENGGARONG- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kutai Kartanegara berharap kepada Polres Kukar untuk bersikap tegas, menyikapi semakin maraknya aktivitas penambangan batubara ilegal diwilayah Kutai Kartanegara, yang sering menggunakan jalan umum untuk mengangkut batubara.

Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kukar Andika Abbas mengatakan, kejadian truk melewati jalan umum bukan hanya sekali terjadi, bahkan setiap hari truk batu bara dengan bebas menggunakan jalan umum sebagai jalan pengangkutan batu bara.

"Seperti kejadian kemarin malam, truk yang sedang mengangkut batu bara terguling di jalur dua Tenggarong Seberang - Samarinda, kejadian ini membuat muatan batu bara terhampar dijalanan dan membuat macet ruas jalan" kata Andika Abbas kepada Poskotakaltimnews,  Selasa (22/6/2021).

Kepolisian harus melakukan pengawasan dan menindak tegas pelaku tambang ilegal yang menggunakan jalan umum.

"Dari penelurusan kami dilapangan, ada beberapa jalan umum yang digunakan sebagai jalur pengangkutan batu bara, antara lain, jalur dua Tenggarong Seberang - Samarinda, Sebulu, Samboja, Desa Bendang Raya" tuturnya.

Lanjut dia, tambang ilegal ini sangat banyak dampak negatif nya, selain tidak bisa memberikan kontribusi pendapatan kepada daerah, juga jalan umum yang dilalui oleh truk batu bara menjadi rusak, serta mengganggu ketentraman masyarakat karena bisingnya pengangkutan batu bara ilegal pada malam hari.(*riz)